ekonomi

Sekar KPH Kendal Rayakan Usia 21 Tahun dengan Aksi Nyata Perkuat Agroforestry Petani Hutan

Jumat, 30 Januari 2026 | 06:44 WIB



“Dalam peringatan harlah ini, Sekar menyerahkan sekitar 1.100 bibit kopi dan 2.000 bibit karet. Targetnya, empat sampai lima tahun ke depan tanaman ini sudah bisa memberikan hasil ekonomi bagi petani dan mendukung produktivitas Perhutani,” ujar Sucipto.





Ia menambahkan, Sekar berkomitmen mengambil peran lebih luas dari sekadar memperjuangkan kepentingan internal karyawan.





“Sebagai bagian dari Perhutani, kami merasa punya tanggung jawab ikut menjaga keberlanjutan perusahaan, termasuk melalui penguatan ekonomi masyarakat desa hutan,” katanya.





Sementara itu, Kepala Perum Perhutani KPH Kendal, Muhadi, menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi positif antara serikat pekerja dan manajemen perusahaan. Menurutnya, keterlibatan Sekar dalam pengembangan agroforestry selaras dengan arah kebijakan pengelolaan hutan yang inklusif.





“Sekar selama ini menjadi mitra strategis kami. Tidak hanya memberi masukan, tetapi juga ikut terlibat langsung dalam upaya optimalisasi pemanfaatan kawasan hutan,” ujar Muhadi.





Ia menjelaskan, pengembangan kopi dan karet di bawah tegakan hutan menjadi alternatif pemanfaatan lahan yang tidak merusak fungsi ekologis hutan.





“Dengan agroforestry, kawasan hutan tetap terjaga, sementara kelompok tani hutan juga mendapatkan manfaat ekonomi,” jelasnya.





Dari sisi pemerintah daerah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, mengapresiasi langkah Sekar dan Perhutani dalam mendorong budidaya kopi dan karet. Ia berharap petani hutan terus meningkatkan kualitas hasil agar memiliki daya saing di pasar.

Halaman:

Tags

Terkini