Namun, beliau juga mengingatkan adanya tantangan besar dalam dinamika fiskal tahun 2026. "Kita menghadapi situasi di mana terjadi pengurangan dana transportasi dari pemerintah pusat ke daerah dengan proyeksi penurunan mencapai angka 70% pada tahun ini," jelas Beny.
Lebih lanjut, Beny Karnadi menyoroti fenomena kesenjangan ekonomi yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah.
"Data menunjukkan adanya kenaikan angka pada kelompok desil satu dan desil dua, yang menandakan bahwa pertumbuhan ekonomi saat ini belum berkorelasi sepenuhnya dengan pemerataan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.
Menutup pernyataannya, Wakil Bupati berharap agar segala potensi yang ada di Nolokerto terus dikembangkan.
"Saya mengimbau desa-desa lain di Kendal agar segera melakukan studi banding ke sini untuk mempelajari efektivitas model pertanian modern dan integrasi peternakan yang telah berhasil diwujudkan," pungkas beliau.***
Penulis: Chanif Eka W