“Masa depan akan menjadi milik para generasi penerus, maka hal yang perlu sekali memberikan pengetahuan awal terkait pengelolaan hidup kepada anak-anak tersebut,” jelasnya.
Sebagai bentuk aksi nyata, DLH Kendal juga membagikan bibit tanaman pucuk merah kepada seluruh peserta. Bibit tersebut ditanam di polybag dan dibawa pulang untuk dirawat di rumah masing-masing, sebagai sarana pembelajaran sekaligus kontribusi kecil bagi lingkungan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak semakin memahami pentingnya peran tumbuhan dalam menjaga kualitas udara serta keseimbangan lingkungan.
Dengan langkah edukatif yang berkelanjutan, DLH Kendal optimistis generasi muda dapat tumbuh menjadi individu yang peduli lingkungan dan mampu berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam.
“Dengan memperkenalkan hal – hal ini sejak dini, harapan kami, DLH Kab. Kendal akan membekas di ingatan anak – anak ini agar sepanjang hidupnya dapat bijak mengelola sampah dan peduli akan lingkungan hidup dengan menanam pohon guna menciptakan udara sehat,” pungkasnya.