lifestyle

Doa Lintas Agama Warnai HUT Bhayangkara, Polres Kendal Ajak Jaga Persatuan di Tengah Dinamika Daerah

Kamis, 25 Juni 2026 | 09:43 WIB


KENDAL, kendal.suaramerdeka.com – Menjaga keamanan daerah tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan peran tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat. Semangat itulah yang mengemuka dalam doa bersama lintas agama yang digelar Polres Kendal menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Aula Mapolres Kendal, Kamis (25/6/2026).





Kegiatan tersebut mempertemukan tokoh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha bersama unsur Forkopimda Kabupaten Kendal. Di tengah berbagai dinamika sosial yang berkembang, forum doa bersama itu menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan sekaligus memanjatkan harapan agar situasi keamanan dan kerukunan di Kendal tetap terjaga.





Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar menilai doa dan kebersamaan menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan yang dapat muncul di tengah masyarakat.





"Saya percaya kekuatan doa sangat besar. Karena itu mari kita bersama-sama memohon agar Kabupaten Kendal senantiasa diberi keselamatan, dijauhkan dari bencana, konflik, maupun persoalan yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat," ujarnya.





Menurut Hendry, menjaga kondusivitas daerah bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk memperkuat persaudaraan dan tidak mudah terpecah oleh perbedaan pandangan.





"Yang harus kita kedepankan adalah persatuan. Perbedaan jangan menjadi alasan untuk saling menjauh, tetapi justru menjadi kekuatan untuk membangun Kendal yang damai dan harmonis," katanya.





Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kendal, Ahmad Subkhan, menilai hubungan antarumat beragama di Kendal selama ini berjalan cukup baik dan perlu terus dirawat bersama.


Halaman:

Tags

Terkini