lifestyle

Inovasi Mahasiswa USM untuk Kendal Tuai Apresiasi, Dari Deteksi Banjir hingga Alat Ukur Stunting

Senin, 20 Juli 2026 | 10:50 WIB


KENDAL, inspiratifonline.com – Berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat ternyata mampu melahirkan gagasan inovatif dari mahasiswa. Mulai dari sistem peringatan dini banjir hingga alat ukur stunting berbasis aplikasi, karya-karya tersebut dipamerkan dalam Expo Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) ke-28 Universitas Semarang (USM) di Alun-alun Kendal, Senin (20/7/2026).





Puluhan stan dari peserta KKN di Kecamatan Kendal dan Brangsong menampilkan beragam program yang lahir dari kebutuhan masyarakat di desa lokasi pengabdian. Inovasi yang dipamerkan tidak hanya menyentuh bidang teknologi, tetapi juga kesehatan, lingkungan, pendidikan, hingga pengembangan ekonomi masyarakat.





Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengapresiasi karya para mahasiswa karena dinilai mampu menjawab persoalan yang benar-benar dihadapi masyarakat.





"Yang kami lihat bukan sekadar hasil kreativitas mahasiswa, tetapi solusi yang lahir dari kebutuhan warga. Ada inovasi pendeteksi banjir dan alat ukur stunting yang sangat bermanfaat apabila terus dikembangkan," ujarnya.





Menurut Dyah, Pemerintah Kabupaten Kendal membuka peluang kolaborasi agar inovasi mahasiswa tidak berhenti setelah program KKN selesai.





"Kami ingin perangkat daerah terkait dapat bersinergi sehingga hasil karya mahasiswa ini bisa terus dimanfaatkan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," katanya.





Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Semarang, Prof. Dr. Ir. Mudjiastuti Handajani, M.T., menjelaskan setiap kelompok KKN didorong menyusun program yang sesuai dengan kondisi desa tempat mereka mengabdi.


Halaman:

Tags

Terkini