lifestyle

Bawaslu Perluas Edukasi Demokrasi, SMAN 2 Sukorejo Siap Jadi Mitra Pengawasan Partisipatif

Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB


KENDAL, inspiratifonline.com – Membangun budaya demokrasi tidak cukup dilakukan saat tahapan pemilu berlangsung.





Pendidikan politik dan kesadaran hukum perlu ditanamkan sejak dini agar lahir generasi muda yang memahami hak, kewajiban, serta mampu berperan aktif mengawal proses demokrasi di lingkungannya.





Berangkat dari hal tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kendal menjajaki kerja sama dengan SMAN 2 Sukorejo, Rabu (29/7/2026). Sinergi itu disiapkan sebagai langkah memperluas pengawasan partisipatif melalui program pendidikan kepemiluan, Bawaslu Goes to School, hingga pembinaan di lingkungan Pramuka.





Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kendal, M. Habibi, mengatakan keterlibatan pelajar menjadi kebutuhan karena pengawasan pemilu tidak bisa hanya dibebankan kepada lembaga penyelenggara.






"Dengan jumlah personel yang terbatas dibanding luas wilayah dan jumlah pemilih di Kabupaten Kendal, kami membutuhkan partisipasi masyarakat, termasuk para pelajar, agar budaya pengawasan dapat tumbuh sejak dini," ujarnya.






Menurut Habibi, siswa yang telah mengikuti Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) maupun bergabung dalam Saka Adhyasta Pemilu diharapkan mampu menjadi penyebar informasi dan nilai-nilai demokrasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.






"Harapannya mereka mampu menjadi contoh bagi teman-temannya, mengajak lingkungan sekitar memahami pentingnya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas," katanya.


Halaman:

Tags

Terkini