Penyuluh Narkoba Ahli Madya BNNP Jawa Tengah, Jamaluddin Ma'ruf, menambahkan bahwa pendekatan edukasi menjadi salah satu strategi yang paling efektif dalam membangun daya tangkal generasi muda. Menurutnya, masyarakat juga perlu mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika agar tidak ragu mencari bantuan.
Sementara itu, Ketua PC PMII Kota Semarang, Muhammad Afiq Nur Cahaya, memastikan organisasinya siap menggerakkan seluruh kader untuk terlibat aktif dalam berbagai program pencegahan narkoba sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
"Kepercayaan yang diberikan BNNP Jawa Tengah menjadi amanah bagi kami. PMII Kota Semarang siap menggerakkan kader untuk mengampanyekan gerakan antinarkoba, memperluas edukasi di lingkungan mahasiswa, serta menghadirkan program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata. Kami ingin menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan Jawa Tengah Bersinar dan melahirkan generasi yang sehat, kritis, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika," pungkasnya.