KENDAL, inspiratifonline.com – Hamparan lahan di lingkungan Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal kini dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran sekaligus aktivitas produktif bagi warga binaan. Melalui program pertanian yang terus dikembangkan, para warga binaan diajak terlibat langsung dalam proses bercocok tanam sebagai bekal keterampilan setelah menyelesaikan masa pidana.
Pada Selasa (24/6/2026), jajaran Lapas Terbuka Kendal bersama warga binaan menanam 3.600 bibit terong ungu di lahan seluas 2.700 meter persegi. Penanaman tersebut menjadi bagian dari pengembangan sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu program unggulan pembinaan kemandirian di lapas.
Kepala Lapas Terbuka Kendal, Nu'man Fauzi, mengatakan pemanfaatan lahan produktif tidak hanya bertujuan menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga membangun keterampilan kerja bagi warga binaan.
"Penanaman 3.600 bibit terong ungu ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mengoptimalkan potensi lahan yang dimiliki sekaligus memberikan pengalaman dan keterampilan kerja nyata kepada warga binaan," ujar Nu'man Fauzi.
Menurutnya, kegiatan pertanian memberi kesempatan kepada warga binaan untuk belajar mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga perawatan tanaman yang nantinya dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat.
Sebelum bibit ditanam, lahan terlebih dahulu dipersiapkan melalui sejumlah tahapan, mulai dari pembajakan menggunakan traktor, pembuatan bedengan, pemupukan dasar, hingga pemasangan mulsa untuk menjaga kondisi tanah tetap ideal bagi pertumbuhan tanaman.
Kepala Seksi Binadik dan Giatja Lapas Terbuka Kendal, Iwan Kusmawan, menjelaskan seluruh proses budidaya dilakukan dengan melibatkan warga binaan secara aktif agar mereka memahami teknik pertanian secara menyeluruh.