"Kami memastikan seluruh tahapan budidaya dilaksanakan sesuai dengan standar pertanian yang baik. Lahan telah diolah menggunakan traktor, dibuat bedengan, diberikan pupuk dasar, dan dipasang mulsa sebelum penanaman dilakukan. Keterlibatan warga binaan dalam setiap proses ini menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran," jelas Iwan.
Program tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan panen yang bernilai ekonomi, tetapi juga mampu membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian para warga binaan selama mengikuti proses pembinaan.
"Penanaman 3.600 bibit terong ungu ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mengoptimalkan potensi lahan yang dimiliki sekaligus memberikan pengalaman dan keterampilan kerja nyata kepada warga binaan," tutup Nu'man Fauzi.