“Kami sangat berharap dinas terkait segera turun tangan. Saat hujan deras, rasa cemas selalu muncul karena keselamatan santri dan warga terancam,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa persoalan Kali Bodri bukanlah hal baru, namun hingga kini belum ada penanganan serius yang benar-benar dirasakan manfaatnya.
“Masalah ini sudah lama, tetapi penanganannya belum maksimal,” pungkas Gus Kholid.
Pengelola pondok bersama warga sekitar berharap pemerintah segera melakukan langkah nyata, seperti normalisasi sungai dan penguatan tanggul, agar ancaman banjir Kali Bodri tidak terus menghantui aktivitas santri dan kehidupan masyarakat.