• Selasa, 22 September 2026

Ketika Video Menghilang : Bukan Tentang Banjir Aceh Tamiang

Photo Author
Danang Afi, InspiratifOnline.com
- Kamis, 18 Desember 2025 | 05:24 WIB


Opini, Inspiratifonline.com - Ada zaman ketika kebenaran diukur dari seberapa lama ia bertahan di rak buku. Sekarang, kebenaran diuji dari seberapa lama ia bertahan di server. Hari ini ada, besok raib. Lalu kita bertanya, bukan hanya ke media, tapi ke diri sendiri: yang hilang itu videonya, atau kepekaan kita?





Sebuah tayangan berita tentang bencana di Kadipaten Rambutan, tentang manusia yang lelah, tentang suara yang nyaris pecah oleh empati, belakangan tidak lagi tersedia di kanal resmi media. Publik ramai membicarakannya. Ada yang heran, ada yang sedih, ada yang sekadar ingin memahami.





Fenomena semacam ini bukan hal baru dalam praktik jurnalistik. Setiap redaksi memiliki pertimbangan editorial dan etika, termasuk perlindungan subjek berita serta akurasi informasi. Kehadiran maupun ketiadaan sebuah tayangan bukan sekadar soal konten digital, tapi soal pengalaman batin penonton yang menyaksikannya.





Yang disiarkan bukan hanya fakta, melainkan getaran rasa. Ketika getaran itu tidak lagi tersedia, orang merasa kehilangan bukan data, tetapi koneksi kemanusiaan yang sempat hadir. Hal ini mengingatkan kita bahwa media bukan sekadar penyampai informasi; ia juga sarana membangun kesadaran dan empati sosial.





Profesionalisme dalam jurnalistik bukan berarti mensterilkan rasa, tetapi mengelola rasa dengan tanggung jawab. Video bisa dihapus, link bisa mati, algoritma bisa mengubur. Namun tanggung jawab moral dan kepekaan publik tidak bisa dihapus begitu saja.





Fenomena ini seharusnya mendorong kita untuk lebih reflektif. Jangan hanya memperhatikan apa yang hilang dari layar, tetapi juga apa yang tersisa dalam nurani kita. Video bisa lenyap, tapi empati dan kesadaran kemanusiaan tetap harus dijaga.





Sebab kalau yang hilang itu nurani, bukan sekadar tayangan yang raib, kita sendiri yang pelan-pelan menjadi arsip usang.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Danang Afi

Tags

Rekomendasi

Terkini

Negara Bukan Orang Kaya yang Sedang Berbaik Hati

Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Sungkeman : Bid’ah Cinta Dari Jawa

Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:41 WIB

Negara Kononasu; Pajak dan Bala Pungutannya

Jumat, 13 Februari 2026 | 05:57 WIB

Suara Perempuan: Ramai Saat Pemilu, Sepi Setelahnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 03:18 WIB

Seduhtama Sawah Jati: Sunyi yang Berbunyi

Sabtu, 7 Februari 2026 | 03:25 WIB

Sesajen: Doa Simbolik dalam Tradisi Jawa

Minggu, 18 Januari 2026 | 01:05 WIB

Menempatkan Politik Secara Proporsional

Sabtu, 17 Januari 2026 | 04:27 WIB

Merayakan Isra Mi’raj di Tengah Banjir Kendal

Jumat, 16 Januari 2026 | 03:27 WIB

Sarjana Kertas: Gelar Tinggi Empati Rendah, kok bisa?

Kamis, 15 Januari 2026 | 13:54 WIB
X