politik

Perkuat Ideologi Kebangsaan, Kader PMII Jateng Ikuti Dialog Empat Pilar Bersama Wakil Rakyat

Jumat, 16 Januari 2026 | 09:47 WIB


SEMARANG, inspiratifonline.com – Upaya memperkuat pemahaman ideologi kebangsaan di kalangan generasi muda terus digalakkan di tengah dinamika sosial dan politik yang kian kompleks. Kesadaran akan pentingnya fondasi kebangsaan dinilai menjadi kunci dalam menjaga persatuan serta keberlanjutan demokrasi Indonesia.





Berangkat dari semangat tersebut, Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Jawa Tengah menggandeng perwakilan MPR RI dan DPD RI Daerah Pemilihan Jawa Tengah untuk menggelar forum dialog kebangsaan bertajuk penguatan Empat Pilar, yang berlangsung di Wisma Pemerintah Daerah Jawa Tengah, Rabu (14/12/2025).





Kegiatan ini diikuti kader PMII dari berbagai cabang di Jawa Tengah. Kehadiran peserta yang datang dari latar belakang daerah dan disiplin keilmuan yang beragam mencerminkan tingginya perhatian mahasiswa terhadap isu kebangsaan dan peran strategis pemuda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.





Empat Pilar Kebangsaan yang menjadi fokus pembahasan—Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika—dikupas sebagai fondasi utama dalam menghadapi tantangan disintegrasi, polarisasi politik, hingga menguatnya politik identitas.





Anggota MPR RI sekaligus DPD RI Dapil Jawa Tengah, Casytha A. Chathmandu, S.E., M.Fin., dalam pemaparannya menegaskan bahwa mahasiswa dan organisasi kepemudaan memiliki posisi strategis sebagai agen penjaga nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, tantangan bangsa ke depan tidak cukup dihadapi dengan kecerdasan intelektual semata, tetapi juga membutuhkan kematangan ideologis dan karakter kebangsaan yang kuat.





“Empat Pilar Kebangsaan bukan sekadar materi hafalan, tetapi pedoman hidup berbangsa. Mahasiswa harus mampu menerjemahkannya dalam sikap kritis, toleran, dan bertanggung jawab di ruang publik,” ujarnya.





Ia juga menekankan pentingnya ruang-ruang dialog antara lembaga negara dan generasi muda agar nilai kebangsaan tidak terputus dari realitas sosial yang terus berkembang.


Halaman:

Tags

Terkini