KENDAL, inspiratifonline.com – Isu aktivitas galian C kembali menjadi perhatian warga Desa Tunggulsari, Kecamatan Brangsong.
Kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan keselamatan warga mendorong masyarakat bersama pemerintah desa menggelar forum penyerapan aspirasi pada Minggu malam (21/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan sikap sekaligus memastikan hasil Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) tahun 2025 tetap menjadi pijakan bersama.
Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, BPD, perangkat desa, hingga warga hadir dalam forum yang berlangsung di Desa Tunggulsari.
Suasana diskusi berlangsung terbuka dengan mayoritas peserta menyoroti pentingnya menjaga lingkungan dan menghormati keputusan yang telah disepakati dalam musyawarah sebelumnya.
Ketua BPD Tunggulsari, Siti Fadhilah, menjelaskan bahwa forum tersebut digelar setelah banyak warga datang menyampaikan keresahan dan harapan agar sikap desa terkait galian C kembali ditegaskan.
"Kegiatan pada malam hari ini adalah musyawarah dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat. Kegiatan pada malam hari ini di latar belakangi adanya warga yang datang ke rumah saya untuk menyampaikan aspirasi," ujarnya.
Menurutnya, BPD merasa perlu memfasilitasi pertemuan agar masyarakat memiliki wadah resmi untuk menyampaikan pandangan mereka mengenai persoalan yang berkembang di tengah desa.