“Untuk bantuan cepat akan kami salurkan melalui Baznas. Sementara perbaikan rumah akan kami ajukan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Disperkim,” jelasnya.
Sebagai langkah awal tanggap darurat, bantuan logistik telah disalurkan kepada warga terdampak berupa kasur lipat, tikar, selimut, beras, air mineral, makanan siap saji, hingga obat-obatan.
Bantuan lanjutan akan diberikan setelah pendataan kerusakan selesai.Sriatun, salah satu warga terdampak, mengungkapkan bahwa bencana terjadi saat hujan deras disertai angin kencang.
Pohon besar di depan rumahnya tumbang dan menimpa bangunan sehingga menyebabkan kerusakan berat.
"Kejadiannya sangat cepat, hujan deras lalu angin kencang. Pohon di depan rumah tumbang dan menimpa rumah,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, Sriatun dan keluarganya kini mengungsi sementara ke rumah kerabat.
Ia berharap bantuan pemerintah dapat segera membantu perbaikan rumah agar kembali bisa ditempati.
Pemerintah Kabupaten Kendal memastikan akan terus melakukan pendampingan dan percepatan penanganan bagi warga terdampak hingga kondisi kembali aman dan normal pascabencana.***