KENDAL, inspiratifonline.com – Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal terus melaju kencang dan menjadi sorotan di tingkat regional maupun nasional. Investasi yang deras dan nilai ekspor yang tinggi menempatkan Kendal sebagai salah satu daerah dengan kinerja ekonomi paling menonjol di Jawa Tengah.
Namun, Wakil Bupati Kendal Benny Karnadi mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat semua pihak terlena. Menurutnya, di balik angka-angka pertumbuhan yang impresif, masih terdapat persoalan mendasar yang harus dihadapi bersama.
"Banyak pihak membanggakan Kendal. Pemerintah pusat bangga, Jawa Tengah juga bangga. Tapi kita tidak boleh menutup mata terhadap masalah yang ada,” ujar Benny.
Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi nasional saat ini berada di kisaran 5,04 persen, Jawa Tengah sekitar 5,2 persen, sementara Kendal mampu mencatat pertumbuhan hingga 8,84 persen. Dari sisi investasi, Kabupaten Kendal pada 2024 membukukan nilai Rp14,2 triliun, dengan ekspor mencapai Rp90 triliun.
"Angka ini menunjukkan geliat ekonomi yang luar biasa. Kendal berkembang sangat cepat,” katanya.
Meski demikian, Benny menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menyebut, data yang dimiliki pemerintah daerah justru menunjukkan adanya kenaikan tekanan ekonomi pada kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.
"Yang perlu kita sadari bersama, kemiskinan kita juga bertambah. Artinya, pertumbuhan ekonomi belum otomatis mengangkat kesejahteraan,” tegasnya.