“PNM tidak hanya hadir sebagai pembiayaan, tetapi juga sebagai penghubung agar masyarakat bisa lebih produktif dan mandiri secara ekonomi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kendal, Cicik Sulastri, menilai Program Generasi Muda Pasti Kerja selaras dengan kebutuhan daerah dalam memperluas kesempatan kerja.
“Program ini membantu menjawab kesenjangan antara pencari kerja dan kebutuhan industri. Generasi muda diberi ruang untuk langsung berhadapan dengan dunia usaha,” ujar Cicik.
Ia menambahkan, konsep walk in interview memberi pengalaman nyata bagi pencari kerja dalam menghadapi proses rekrutmen.
“Peserta tidak hanya mendapat sosialisasi, tetapi langsung mengikuti seleksi dengan perusahaan. Ini langkah konkret dalam penempatan tenaga kerja,” tambahnya.
Setelah sesi pengarahan, peserta mengikuti walk in interview dengan membawa berkas lamaran masing-masing. Proses seleksi dilakukan langsung oleh pihak PT PNM sebagai bagian dari upaya mempercepat penyerapan tenaga kerja dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Kendal.