• Selasa, 22 September 2026

Tanggul Rapuh di Kali Bodri Jadi Alarm Bahaya, Warga Kebonharjo Bergerak Tanpa Menunggu Pemerintah

Photo Author
Admin, InspiratifOnline.com
- Kamis, 5 Februari 2026 | 09:21 WIB
inspiratifonline.com/dok. Inspiratif Online
inspiratifonline.com/dok. Inspiratif Online



“Ini menunjukkan tanggul darurat memang belum cukup kuat menahan tekanan air,” katanya.





Edi Lukman menambahkan, keputusan swadaya diambil setelah pihak desa berkoordinasi dengan PSDA Kali Bodri Provinsi Jawa Tengah dan mendapatkan kepastian bahwa belum tersedia anggaran penanganan.





“Dana desa tidak bisa menutup seluruh kebutuhan karena adanya pengurangan alokasi. Akhirnya warga, BPD, dan perwakilan RW sepakat urunan,” jelasnya.





Perbaikan dilakukan sepanjang kurang lebih 50 meter dengan metode pemasangan trucuk bambu serta jumbo bag di sisi dalam tanggul. Pengerjaan teknis diserahkan kepada tim PSDA karena membutuhkan keahlian khusus.





“Ini bukan pekerjaan gotong royong biasa, harus ditangani oleh tenaga yang paham teknis sungai,” terang Edi Lukman saat diwawancarai, Kamis (5/2/2026).





Di sisi lain, Perkumpulan PETAK BODRI menilai langkah swadaya warga mencerminkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap ancaman bencana. Namun kondisi tersebut sekaligus menyoroti lemahnya respons pemerintah.





“Kesadaran warga sangat luar biasa. Tapi yang jadi pertanyaan, kenapa situasi darurat seperti ini justru lambat ditangani,” ujar Ketua PETAK BODRI, Arif Fajar Hidayat.





Arif menegaskan, meskipun pengelolaan Kali Bodri berada di bawah kewenangan provinsi, pemerintah kabupaten seharusnya dapat mengambil langkah cepat melalui skema anggaran darurat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Admin

Tags

Rekomendasi

Terkini

X