“Ini kebanggaan kami. Tidak semua daerah punya tradisi seperti ini menjelang Ramadan,” ujarnya.
Menurutnya, Thukudher perlu terus dijaga keberlangsungannya.
“Semoga tetap lestari dan terus digelar setiap tahun, karena ini bagian dari jati diri Kaliwungu,” ucapnya.
Lebih dari sekadar pasar rakyat, Thukudher telah menjelma menjadi simbol kebersamaan warga sekaligus penanda bahwa Ramadan semakin dekat.