KENDAL, inspiratifonline.com — Polemik dugaan penyalahgunaan dana di Koperasi Bhakti Makmur Jaya, Kecamatan Boja, kian memanas dan menarik perhatian publik.
Persoalan yang awalnya dianggap sebagai masalah internal koperasi, kini berkembang menjadi isu serius setelah melibatkan figur publik yang memiliki posisi strategis di dunia politik.
Kekecewaan para nasabah memuncak usai dana simpanan yang seharusnya bisa dicairkan menjelang Hari Raya Idulfitri justru tak kunjung diterima.
Kondisi ini memicu keresahan, terutama karena dana tersebut menjadi harapan untuk memenuhi kebutuhan Lebaran.
Situasi semakin kompleks lantaran munculnya nama Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kendal, Mora Sandi Purwandoyo, yang diketahui juga menjabat sebagai bendahara koperasi tersebut.
Hal ini menimbulkan sorotan terkait transparansi dan tanggung jawab pengelolaan dana nasabah.
Gelombang protes pun tak terhindarkan. Puluhan nasabah mendatangi kantor koperasi di kawasan Boja pada Jumat (27/3/2026), menuntut kepastian atas simpanan mereka yang belum cair.