"Dengan adanya pangan murah ini harga-harga sembako di Kabupaten Kendal bisa sesuai dengan HET yang sudah ditetapkan pemerintah, sehingga masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhan sehari-hari tidak harus mengeluarkan yang lebih," ujarnya.
Antusiasme warga terlihat sejak kegiatan dimulai. Masyarakat datang tanpa menggunakan sistem kupon sehingga proses pembelian berlangsung lebih terbuka dan mudah diakses.
"Kami melihat masyarakat sangat antusias dengan adanya pasar murah di sini. Karena tidak memakai sistem kupon, jadi siapa saja bisa membeli. Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan agar masyarakat semakin mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau," kata Kepala TPQ Yayasan Nurusy Syahid, Sumari.