Sepanjang tahun 2025, BNN Kabupaten Kendal fokus memperluas kolaborasi lintas sektor melalui penandatanganan perjanjian kerja sama dengan berbagai mitra. Kerja sama tersebut melibatkan satuan pendidikan, organisasi keagamaan, pemerintah desa, lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan, hingga wilayah zonasi Kabupaten Demak dan Grobogan.
"Kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam memperluas jangkauan P4GN sekaligus mewujudkan Kendal Bersinar, Kendal Bersih dari Narkoba,” jelasnya.
Dalam bidang pencegahan, ratusan kegiatan edukasi dilaksanakan, mulai dari rapat koordinasi Desa Bersinar, penguatan ketahanan keluarga, peluncuran Desa Bersinar, peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), hingga berbagai program kreatif seperti Seruling Mas, Safari Religi (Safarel), Caraka, serta kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) yang langsung menyasar masyarakat.
Kelompok generasi muda menjadi sasaran utama melalui program remaja Teman Sebaya, pelatihan guru dan pendamping, integrasi kurikulum anti-narkoba, lomba penyuluhan P4GN bagi TP PKK, serta pembentukan Saka Anti Narkoba pertama di Provinsi Jawa Tengah.
Di bidang rehabilitasi, BNN Kendal mengedepankan pendekatan humanis melalui Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM), rehabilitasi di lembaga pemasyarakatan, pemberian bantuan atensi kepada klien, monitoring standar layanan, hingga pelatihan keterampilan produktif guna mendukung proses reintegrasi sosial.
Sementara pada aspek pemberantasan, BNN Kendal melakukan langkah tegas dan terukur melalui pengungkapan berbagai kasus narkotika. Upaya tersebut dilengkapi dengan pelaksanaan razia dan tes urin di lapas, instansi, tempat hiburan malam, penginapan, hingga jasa pengiriman sebagai langkah deteksi dini.
Pemusnahan barang bukti juga dilakukan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.
Berbagai capaian positif turut diraih BNN Kabupaten Kendal sepanjang 2025, di antaranya tiga penghargaan tingkat nasional.