“Perundungan tidak boleh ditoleransi karena memiliki dampak psikologis yang berat bagi korbannya,” tegasnya.
Suasana kegiatan berlangsung tertib dan interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti materi hingga sesi tanya jawab selesai digelar.
“Kami berharap sinergi antara Polri, sekolah, dan orang tua bisa terus diperkuat demi menjaga masa depan generasi penerus bangsa,” pungkas AKP Yulianto.