KENDAL, inspiratifonline.com — Lapas Kelas IIA Kendal bersama TNI dan Polri menggelar razia gabungan serta tes urine terhadap warga binaan.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba sekaligus menjaga keamanan serta ketertiban di dalam Lapas.
Razia melibatkan personel Lapas Kendal, Kodim 0715/Kendal, dan Polres Kendal.
Petugas gabungan melakukan penggeledahan di sejumlah kamar hunian warga binaan secara menyeluruh dan terukur.
Penggeledahan dilakukan untuk mengantisipasi keberadaan barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Petugas juga memastikan kondisi kamar hunian tetap berada dalam pengawasan sesuai prosedur yang berlaku.
Baca Juga: Nusron Wahid Tiba-tiba Hadir di DPR, Ikuti Rapat Penentuan RUU Reforma Agraria
Selain razia, petugas melaksanakan tes urine secara sampling terhadap warga binaan.
Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap kemungkinan adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas Kendal.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kendal, Setyawan Nugroho Endiyanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pengawasan sekaligus menjaga kondisi Lapas tetap aman dan kondusif.
“Razia dan tes urine ini merupakan langkah deteksi dini yang kami lakukan untuk mencegah adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di dalam Lapas. Dengan dukungan dari Kodim 0715/Kendal dan Polres Kendal, kami berharap pengawasan dan upaya pencegahan dapat semakin maksimal,” ujar Endiyanto.
Menurut Endiyanto, sinergi antara Lapas Kendal, TNI, dan Polri menjadi bagian penting dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
Baca Juga: Jawa Tengah Cetak Lonjakan Prestasi di MTQ Nasional 2026, Kini Duduki Posisi Runner Up
Kegiatan razia dan tes urine tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Lapas Kelas IIA Kendal dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba.
Dengan pengawasan yang dilakukan secara berkala serta dukungan dari aparat penegak hukum.
Artikel Terkait
Karhutla Masih Jadi Perhatian, 64 Pesawat dan 54.394 Personel Bergerak Padamkan Api
Suahasil Nazara Lantik 14 Pejabat Kemenkeu, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya
Terkuak! 22 Korban Selamat KM Virgo Transport 8 Tak Terdaftar di Manifes, KSOP Usut Penyebabnya
14.273 Pendidik Keagamaan Kendal Dapat Hibah Rp1 Juta, Total Anggaran Tembus Rp14,2 Miliar
Harga Emas Antam Senin 21 September 2026 Kembali Turun, Buyback Jadi Rp2,463 Juta
Kasus Suap HGB Bogor Jadi Sorotan, Eks Penyidik KPK Minta Aktor Utama Dibongkar
Atletico Madrid Hancurkan Real Madrid 2-1, Kartu Merah Huijsen Bikin Derby Makin Panas
MA Sabilunnajah Kendal Dapat Gedung Kelas Baru, Firnando Ganinduto Soroti Kebutuhan Siswa
Jawa Tengah Cetak Lonjakan Prestasi di MTQ Nasional 2026, Kini Duduki Posisi Runner Up
Nusron Wahid Tiba-tiba Hadir di DPR, Ikuti Rapat Penentuan RUU Reforma Agraria