KENDAL, inspiratifonline.com — Sebanyak 129 Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tersebar di 12 desa di Kecamatan Ringinarum menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kendal.
Kondisi tersebut mendorong penguatan penanganan kesehatan jiwa melalui inovasi Siaga Jiwa yang melibatkan pemerintah, tenaga kesehatan, keluarga, kader, hingga masyarakat.
Inovasi Siaga Jiwa diluncurkan di Kecamatan Ringinarum, Kendal, Senin (21/9/2026).
Program yang digagas Sekretaris Camat Ringinarum, Ari Rostina, tersebut dirancang untuk mempercepat penanganan ODGJ secara terpadu, humanis, dan tepat sasaran hingga tingkat desa.
Siaga Jiwa memiliki empat pilar utama yang menjadi dasar pelaksanaan program.
Pilar pertama adalah sinergi informasi, yakni mempercepat pelaporan dan pendataan serta memperkuat akurasi data kasus ODGJ.
Baca Juga: Festival Teater Sri Murtono 2026 di Kendal, 5 Kelompok Pelajar Lolos ke Babak Final
Dengan data yang lebih terintegrasi, penanganan diharapkan dapat dilakukan secara cepat dan melibatkan pihak-pihak yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing kasus.
Pilar kedua adalah aksi. Pilar ini mencakup tindakan medis, proses pemulihan, serta pendampingan di lapangan oleh tenaga kesehatan dan pihak terkait.
Pilar ketiga berupa gerakan masyarakat. Kader kesehatan, keluarga, dan masyarakat didorong untuk ikut berperan dalam memberikan perhatian kepada ODGJ sekaligus mengurangi stigma yang masih muncul di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, pilar keempat adalah advokasi. Fokusnya memastikan ODGJ mendapatkan hak dalam aspek kesehatan, sosial, maupun hukum, termasuk akses terhadap jaminan kesehatan dan rehabilitasi setelah menjalani perawatan.
Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kendal, Petugas Geledah Kamar Warga Binaan dan Lakukan Tes Urine
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan kesehatan merupakan hak setiap warga negara.
Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan masyarakat harus mencakup kesehatan fisik maupun kesehatan jiwa.
“Permasalahan ODGJ bukan hanya menjadi tugas pemerintah daerah, sektor kesehatan, atau OPD terkait, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Dibutuhkan kerja sama lintas sektor dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” ungkap Dyah Kartika Permanasari.
Artikel Terkait
Terkuak! 22 Korban Selamat KM Virgo Transport 8 Tak Terdaftar di Manifes, KSOP Usut Penyebabnya
14.273 Pendidik Keagamaan Kendal Dapat Hibah Rp1 Juta, Total Anggaran Tembus Rp14,2 Miliar
Harga Emas Antam Senin 21 September 2026 Kembali Turun, Buyback Jadi Rp2,463 Juta
Kasus Suap HGB Bogor Jadi Sorotan, Eks Penyidik KPK Minta Aktor Utama Dibongkar
Atletico Madrid Hancurkan Real Madrid 2-1, Kartu Merah Huijsen Bikin Derby Makin Panas
MA Sabilunnajah Kendal Dapat Gedung Kelas Baru, Firnando Ganinduto Soroti Kebutuhan Siswa
Jawa Tengah Cetak Lonjakan Prestasi di MTQ Nasional 2026, Kini Duduki Posisi Runner Up
Nusron Wahid Tiba-tiba Hadir di DPR, Ikuti Rapat Penentuan RUU Reforma Agraria
Razia Gabungan di Lapas Kendal, Petugas Geledah Kamar Warga Binaan dan Lakukan Tes Urine
Festival Teater Sri Murtono 2026 di Kendal, 5 Kelompok Pelajar Lolos ke Babak Final