• Selasa, 22 September 2026

Cuaca Kendal 22 September 2026 Panas hingga 36°C, Warga Pantura Diminta Waspada Rob

Photo Author
Irsyad Akil, InspiratifOnline.com
- Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB
Cuaca Kendal 22 September 2026 diprediksi panas hingga 36°C. Warga Pantura diminta waspada potensi rob pada dini hari. (inspiratifonline.com/dok. inspira)
Cuaca Kendal 22 September 2026 diprediksi panas hingga 36°C. Warga Pantura diminta waspada potensi rob pada dini hari. (inspiratifonline.com/dok. inspira)

KENDAL, inspiratifonline.comCuaca Kendal pada Selasa, 22 September 2026, diprakirakan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan dengan suhu udara yang dapat mencapai sekitar 36 derajat Celsius.

Di sisi lain, masyarakat kawasan Pantura Jawa Tengah perlu mewaspadai potensi banjir rob pada dini hari hingga pagi.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, sebagian wilayah Jawa Tengah mengalami kondisi cerah berawan hingga berawan pada Selasa (22/9/2026).

Suhu udara di sejumlah wilayah Pantura diperkirakan cukup tinggi, terutama pada siang hari.

Untuk Kabupaten Kendal, cuaca cenderung cerah hingga cerah berawan.

Kondisi panas tersebut perlu menjadi perhatian bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama pada periode siang ketika suhu udara berada pada titik tertinggi.

Baca Juga: 129 ODGJ di Ringinarum Jadi Perhatian, Kendal Luncurkan Siaga Jiwa untuk Perkuat Penanganan

Selain cuaca panas, potensi banjir pesisir atau rob juga menjadi perhatian bagi masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan Pantura.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memperingatkan adanya potensi banjir rob pada Selasa, 22 September 2026. Fenomena tersebut diprakirakan terjadi sekitar pukul 03.00 hingga 07.00 WIB.

Sejumlah wilayah pesisir Pantura Jawa Tengah berpotensi terdampak pasang air laut, termasuk wilayah pesisir Kabupaten Kendal. Potensi rob di sejumlah kawasan pesisir Jawa Tengah berlangsung dalam periode 21 hingga 24 September 2026.

Masyarakat yang berada di kawasan pesisir diimbau memperhatikan kondisi lingkungan, terutama pada waktu yang berpotensi terjadi pasang maksimum. Aktivitas warga di sekitar pantai, tambak, pelabuhan, maupun kawasan yang memiliki riwayat terdampak rob perlu disesuaikan dengan kondisi lapangan.

Baca Juga: Festival Teater Sri Murtono 2026 di Kendal, 5 Kelompok Pelajar Lolos ke Babak Final

Cuaca panas juga menjadi perhatian karena kondisi kering dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah. Masyarakat diminta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya di lahan dengan vegetasi yang mudah terbakar.

Sementara itu, untuk masyarakat yang melakukan aktivitas di laut, kondisi gelombang juga perlu diperhatikan. Prakiraan BMKG untuk perairan selatan Jawa Tengah pada 22 September 2026 menunjukkan gelombang sekitar 2,4 meter dan berpotensi mencapai 2,9 meter pada periode tertentu.

Kondisi tersebut terutama perlu menjadi perhatian bagi nelayan, pelaku pelayaran, serta masyarakat yang melakukan aktivitas di wilayah perairan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Irsyad Akil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X