Dengan pendekatan tersebut, latihan fisik dan teknik diharapkan tetap terasa seperti aktivitas bermain bagi para atlet muda.
"Sehingga ketika mereka berlatih fisik berlatih teknik mereka tidak merasa sedang berlatih dan terbebani melainkan seperti bermain," imbuh Wastu ketika diwawancara.
Hasil kejuaraan menempatkan atlet dari Power Cheetah Kabupaten Semarang sebagai juara umum pertama.
Baca Juga: Viral Moreno Soeprapto Video Call Sambil Julurkan Lidah Saat Rapat DPR, Begini Klarifikasinya
Posisi kedua diraih Victorious Roller Club dari Jepara, sedangkan juara umum ketiga diraih Peregrine Falcon Club and Community yang aktif di Kendal.
Perkembangan atlet lokal tersebut menjadi modal bagi pembinaan sepatu roda di Kendal. Dukungan terhadap kompetisi dan fasilitas latihan dinilai diperlukan agar semakin banyak anak memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan di olahraga tersebut.