Meski program tersebut sempat mengalami penurunan partisipasi, semangat untuk terus menjalankan pengolahan kompos tetap dijaga sebagai bagian dari edukasi lingkungan.
Harapannya, generasi muda dapat melanjutkan upaya tersebut sebagai langkah kecil menuju ketahanan pangan.
Kepala SMAN 1 Weleri, Moh Dulsalam, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih siswinya dalam ajang tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada FORWAKEN Kendal atas ruang apresiasi yang diberikan. Kemenangan ini bukan hanya prestasi individu siswa, tetapi juga bukti nyata bahwa konsep pendidikan yang kami bangun dengan mengintegrasikan nilai-nilai Adiwiyata sebagai branding sekolah telah memberikan hasil yang membanggakan," ucapnya.
Ia menambahkan bahwa nilai keberlanjutan dan kepedulian lingkungan yang diterapkan di sekolah menjadi pondasi penting dalam mendorong kreativitas siswa.
"Kaitan antara prestasi siswa dalam kompetisi kreatif dan karya tulis mengenai pengelolaan kompos sungguh menguatkan posisi SMAN 1 Weleri sebagai sekolah yang tidak hanya unggul dalam akademik dan kreativitas, tetapi juga konsisten dalam menjalankan misi pendidikan berkelanjutan melalui branding Adiwiyata," tambah Moh Dulsalam.***