Anjar berharap kolaborasi dengan pesantren dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap layanan sosial maupun kesehatan.
"Kami ingin kegiatan seperti ini terus berlanjut. Tidak hanya khitan massal, tetapi juga berbagai program kesehatan dan sosial lainnya agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari kehadiran Djarum Foundation," ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan Pondok Pesantren Al-Ma'wa, Ahmad Munji, menilai sinergi antara lembaga sosial, tenaga kesehatan, dan pesantren mampu menghadirkan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat.
"Kami sangat mengapresiasi kepercayaan Djarum Foundation yang memilih Pondok Pesantren Al-Ma'wa sebagai lokasi kegiatan. Dukungan dari RSBH Kendal juga membuat para peserta mendapatkan pelayanan yang aman dan profesional," tuturnya.
Menurut Ahmad Munji, tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa kegiatan sosial seperti ini masih sangat dibutuhkan masyarakat. Apalagi peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Kendal, tetapi juga dari Batang dan Kota Semarang.
"Harapan kami kerja sama ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga kolaborasi antara Djarum Foundation, Pondok Pesantren Al-Ma'wa, dan RSBH Kendal terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu dan pesantren dapat terus menjadi bagian dari pelayanan sosial bagi masyarakat luas," pungkasnya.