"Kami prihatin karena balap liar masih sering terjadi, terutama di Arteri Weleri. Pemerintah perlu hadir menyediakan ruang yang aman agar hobi anak-anak muda bisa diarahkan menjadi prestasi, meskipun belum dalam bentuk sirkuit permanen," katanya.
Irwan menambahkan, antusiasme peserta Kendal Merdeka Drag Bike yang mencapai ratusan starter menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga otomotif. Karena itu, menurutnya, Kendal membutuhkan venue yang representatif agar penyelenggaraan kejuaraan tidak lagi menggunakan jalan umum.
"Ratusan peserta yang ikut drag bike kemarin menjadi bukti bahwa kebutuhan venue memang nyata. Jika halaman Stadion Kebondalem bisa digunakan untuk kegiatan otomotif, ke depan event balap tidak perlu lagi digelar di jalan raya sehingga aktivitas masyarakat juga tidak terganggu," pungkasnya.