Mahasiswa KKN MIT Posko 111 UIN Walisongo menilai pencegahan bullying perlu melibatkan siswa, guru, keluarga, dan lingkungan sekitar. Anak juga perlu merasa aman untuk bercerita ketika mengalami atau melihat tindakan perundungan.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa setiap orang berhak diperlakukan dengan baik. Kalau melihat perundungan, jangan ikut melakukan atau hanya diam, tetapi berani mencari bantuan kepada guru atau orang dewasa,” ujar perwakilan mahasiswa KKN.
Edukasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan sesaat, tetapi menjadi kebiasaan dalam keseharian siswa. “Sekolah yang ramah anak dimulai dari hal sederhana, yaitu saling menghormati, tidak menyakiti, dan berani peduli kepada teman,” pungkasnya.