• Selasa, 22 September 2026

Sarjana Kertas: Gelar Tinggi Empati Rendah, kok bisa?

Photo Author
Danang Afi, InspiratifOnline.com
- Kamis, 15 Januari 2026 | 13:54 WIB



​Kalimat itu memukulku cukup keras. Di sana aku sadar, ada kesalahpahaman fatal yang sering ditelan bulat-bulat, oleh orang-orang yang merasa sudah "makan bangku sekolah" tinggi-tinggi.





Banyak dari kita yang merasa, pendidikan adalah tiket untuk dilayani, bukan untuk melayani atau setidaknya menjaga kebermanfaatan umum.





​Kita terjebak dalam psikologi hierarki. Karena merasa sudah memiliki gelar. Kita merasa pekerjaan-pekerjaan kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya, adalah urusan orang-orang yang "tidak memiliki pendidikan."





Padahal, di saat itulah, pendidikan kita sebenarnya sedang diuji dan sayangnya, kita gagal total.





​Logika ini sangat berbahaya. Saat kamu merasa lebih tinggi dari orang lain karena pendidikan formal, empatimu biasanya mulai tumpul.





Kamu lupa bahwa kebersihan, adalah tanggung jawab kolektif. Itu bukan sekadar tugas orang-orang dengan strata ekonomi yang lebih rendah.





Baca juga: Hedonic Adaptation : Bahagia yang Mati Rasa





​Ketika "Orang Kecil" Justru Menjadi Guru Kehidupan yang Sebenarnya





​Mari kita bandingkan dengan pemandangan yang sering kita lihat di gambar-gambar reflektif. Seorang anak jalanan atau pemulung yang dengan telaten, memungut botol plastik yang baru saja dibuang oleh seorang sarjana. Ini adalah tamparan keras bagi sistem pendidikan kita.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Danang Afi

Tags

Rekomendasi

Terkini

Negara Bukan Orang Kaya yang Sedang Berbaik Hati

Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Sungkeman : Bid’ah Cinta Dari Jawa

Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:41 WIB

Negara Kononasu; Pajak dan Bala Pungutannya

Jumat, 13 Februari 2026 | 05:57 WIB

Suara Perempuan: Ramai Saat Pemilu, Sepi Setelahnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 03:18 WIB

Seduhtama Sawah Jati: Sunyi yang Berbunyi

Sabtu, 7 Februari 2026 | 03:25 WIB

Sesajen: Doa Simbolik dalam Tradisi Jawa

Minggu, 18 Januari 2026 | 01:05 WIB

Menempatkan Politik Secara Proporsional

Sabtu, 17 Januari 2026 | 04:27 WIB

Merayakan Isra Mi’raj di Tengah Banjir Kendal

Jumat, 16 Januari 2026 | 03:27 WIB

Sarjana Kertas: Gelar Tinggi Empati Rendah, kok bisa?

Kamis, 15 Januari 2026 | 13:54 WIB
X