Ia menjelaskan bahwa warga binaan yang mendekati masa pembebasan bersyarat akan diprioritaskan ditempatkan di Lapas Terbuka untuk mengikuti program tersebut.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M., yang mendampingi kunjungan tersebut, menyampaikan bahwa Pemkab Kendal siap berkolaborasi dalam penyusunan pola kerja sama teknis.
"Kami menunggu skema resmi dari Kementerian. Pada prinsipnya, Pemkab siap mendukung, terutama terkait program pelatihan pertanian, peternakan, dan ketahanan pangan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa sejumlah lahan yang belum produktif di Kendal juga telah dipetakan untuk mendukung agenda bersama tersebut.Kepala Lapas Terbuka Kendal Kelas IIB, Roni Darmawan, memaparkan kondisi dan potensi lahan yang akan dikelola.
“Total kurang lebih 90,2 hektare, dan 7,5 hektare di lokasi terpisah. Saat ini program berjalan di perikanan, budidaya jagung, ayam kampung unggulan, bebek petelur, sapi, hingga kambing,” jelasnya.***