Ana berharap pengalaman yang diperoleh para siswa tidak berhenti setelah upacara selesai. Ia ingin nilai kedisiplinan dan tanggung jawab yang terbentuk selama proses tersebut terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga pengalaman ini tidak hanya menjadi kenangan saat upacara, tetapi menjadi bekal bagi mereka untuk terus disiplin, berprestasi, bertanggung jawab, dan berani mengambil peran positif di tengah masyarakat,” katanya.