OPINI, inspiratifonline.com - Rumahku selama ini adalah sebuah ruang yang tertutup rapat, sunyi, namun terasa penuh karena ada seseorang di dalamnya. Aku merasa aman, mengira bahwa selama pintu itu terkunci, semuanya akan baik-baik saja.
Namun tiba-tiba, sebuah ketukan terdengar dari dalam, bukan ketukan untuk masuk, melainkan ketukan yang memintaku untuk membukakan pintu. Seseorang itu ingin keluar.
Kepalaku mulai riuh oleh pertanyaan yang tak ada habisnya.
Apakah tembok rumahku sudah terlalu rapuh untuk melindunginya?
Apakah udara di dalam sini terlalu panas dan menyesakkan?
Ataukah memang sejak awal, rumah ini tak pernah benar-benar menjadi tempat yang nyaman baginya?
Rasa panik mulai menjalar seperti api. Aku tidak ingin dia pergi. Aku mulai menggeledah setiap sudut, membongkar laci-laci tua, mengangkat karpet, hingga semua isi rumahku berantakan.