Padahal, kehidupan bukan transaksi. Tuhan bukan kasir yang hanya menyerahkan barang sesuai uang yang disodorkan.
Keterampilan Merasa Cukup
Di sinilah pentingnya keterampilan yang jarang dibicarakan: kemampuan merasa cukup. Bekerja pada batas optimal, belajar sewajarnya, lalu mengalihkan kesadaran pada kerendahan hati.
Dalam posisi batin yang tenang, sensitivitas terhadap peluang justru lebih tajam. Ambisi yang tidak membabi buta membuat manusia lebih siap saat momentum datang.
Penutup
Realitas sering menunjukkan bahwa yang paling berusaha tidak selalu menjadi yang paling berhasil. Ini bukan ajakan untuk pasif, melainkan penegasan posisi usaha sebagai proses, bukan penentu mutlak hasil.
Keberhasilan dan kesuksesan sepenuhnya berada di luar klaim manusia. Jika hari ini seseorang yang tak lebih pintar justru lebih berhasil, dengki bukan jawabannya.