• Selasa, 22 September 2026

Dikira Sudah Padam, Bara di TPA Darupono Masih Mengintai dan Terus Didnginkan

Photo Author
Irsyad Akil, InspiratifOnline.com
- Kamis, 17 September 2026 | 11:20 WIB
Petugas gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan di kawasan TPA Lama Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Selasa (15/9/2026).  (inspiratifonline.com/dok. inspira)
Petugas gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan di kawasan TPA Lama Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Selasa (15/9/2026). (inspiratifonline.com/dok. inspira)

 

KENDAL, inspiratifonlin.comKebakaran yang melanda kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lama Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, masih mendapat penanganan intensif.

Memasuki hari ketiga setelah kebakaran, personel Kodim 0715/Kendal bersama tim gabungan kembali melakukan pendinginan untuk memastikan bara di dalam tumpukan material tidak kembali memicu api.

Proses pendinginan berlangsung pada Selasa (15/9/2026) dengan mengerahkan sejumlah personel dan peralatan pendukung, termasuk water tank.

Penyemprotan dilakukan pada sejumlah bagian tumpukan material yang dinilai masih berpotensi menyimpan bara.Baca Juga: LBM PCNU Kendal Haramkan Tambang MBLB Ilegal, Izin Berlebihan Juga Disorot

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan agar tidak muncul kembali titik api maupun kepulan asap dari dalam kawasan TPA.

Pasiops Kodim 0715/Kendal, Lettu Cpl Didik Irawan, mengatakan penanganan pascakebakaran terus dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Ade Sohali, S.Sos., M.I.P.

Menurutnya, kondisi di lokasi tetap dipantau dan proses pendinginan dilakukan secara berkelanjutan sampai situasi dinyatakan aman.Baca Juga: Siswa SMA NU 05 Brangsong Dipercaya Jadi Paskibra Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Kecamatan Brangsong

“Kami mendapat arahan dari Dandim 0715/Kendal untuk terus melakukan pemantauan dan pendinginan di lokasi pascakebakaran. Hari ini Kodim mengerahkan 35 personel, kemudian Polres Kendal 8 personel, DLH 2 personel, BPBD 2 personel dan Damkar 4 personel. Kami juga mengerahkan water tank untuk membantu proses pendinginan,” kata Didik.

Ia menjelaskan, pendinginan menjadi langkah penting karena bara yang tertinggal di bagian dalam tumpukan material masih dapat menjadi pemicu munculnya api kembali. Karena itu, petugas melakukan penyisiran sekaligus pendinginan secara intensif di area terdampak.

Sementara itu, Wahyu Setiaji dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kendal menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran TPA Darupono.Baca Juga: Remisi HUT RI untuk 243 Warga Binaan Lapas Kendal, Tiga Diantaranya Langsung Bebas

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0715/Kendal, Polri, Damkar, BPBD, dan seluruh pihak yang telah membantu dalam proses pemadaman api hingga penanganan pascakebakaran,” ujar Wahyu.

Kolaborasi antara TNI, Polri, DLH, BPBD, Damkar dan unsur terkait masih terus dilakukan. Selain memastikan kondisi TPA aman, langkah tersebut juga ditujukan untuk mencegah bara yang tersisa kembali berkembang menjadi titik api.

Kodim 0715/Kendal menyatakan akan terus mendukung proses penanganan dan pemulihan kawasan TPA Darupono sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat serta menjaga kondisi lingkungan tetap aman.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Irsyad Akil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X