Tradisi tersebut menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir sekaligus menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai kelompok masyarakat dalam suasana kebersamaan.
Penggabungan dengan Sedekah Bumi tahun ini juga memperlihatkan bahwa tradisi tersebut tidak hanya berkaitan dengan kehidupan nelayan, tetapi menjadi milik seluruh masyarakat desa.
Jadi Momentum Bersyukur
Pelaksanaan Sedekah Laut dan Larung Sesaji di Desa Sendang Sekucing juga mendapat apresiasi dari Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari.
Menurutnya, Sedekah Laut merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat pesisir.
Tradisi tersebut menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur atas kesehatan, rezeki, hasil laut, serta keselamatan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Sedekah laut atau larung sesaji ini merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat pesisir. Ini mencerminkan hubungan yang erat antara manusia dengan alam,” ujarnya.
Selain memiliki nilai budaya dan sosial, tradisi tersebut juga menjadi salah satu cara masyarakat menjaga warisan budaya agar tetap dikenal dan dilaksanakan oleh generasi berikutnya.
Harapan untuk Nelayan Sendang Sekucing
Di tengah pelaksanaan tradisi, perhatian terhadap kehidupan masyarakat nelayan juga menjadi salah satu hal yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Kendal.
Pemkab Kendal mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan melalui berbagai program, termasuk peningkatan sarana dan prasarana di Tempat Pelelangan Ikan (TPI).
Pemkab juga berupaya mengajukan Desa Sendang Sekucing sebagai salah satu lokasi pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih.
Baca Juga: Sepatu Roda Kendal Mulai Unjuk Taring, Atlet Cilik Mampu Saingi Peserta dari Berbagai Daerah
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Kendal terus mendorong kemajuan seluruh nelayan yang ada di Kabupaten Kendal. Termasuk kami upayakan untuk mengajukan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Sendang Sekucing serta terus mengupayakan kelengkapan sarana dan prasarana di masing-masing TPI,” jelasnya.
Namun, rencana pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Sendang Sekucing masih menghadapi kendala terkait ketersediaan lahan yang memenuhi persyaratan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama dan pemerintah daerah menyatakan akan terus mencari solusi agar program tersebut dapat direalisasikan.
Artikel Terkait
Terseret Kasus Vape Narkoba! Selebgram Jule Ditangkap di Apartemen, Hasil Tes Urine Positif
Tamu Mulai Berdatangan ke Kaliwungu, Dzikir Haul KH Ahmad Ru’yat Digelar Minggu Pagi
SPSI-SPTI Kendal Tolak Rencana Aksi di KIK, Khawatir Ganggu Investasi dan Lapangan Kerja
Viral Moreno Soeprapto Video Call Sambil Julurkan Lidah Saat Rapat DPR, Begini Klarifikasinya
Khaul Akbar Kaliwungu Ramai, UMKM Lokal Ikut Kecipratan Rezeki
Kisah Mbah Ru'yat Kaliwungu: Mahaguru Para Ulama Nusantara yang Diramaikan Ribuan Warga dan Santri Saat Haul Akbar
Sepatu Roda Kendal Mulai Unjuk Taring, Atlet Cilik Mampu Saingi Peserta dari Berbagai Daerah
Gara-gara Konten Katsu “Hilang Ingatan 70 Persen”, Oknum Pegawai SPPG Bantul Minta Maaf dan Ngaku Cuma Candaan
Ratusan Roda Cilik Mengaspal di Kendal Open 2026, Tempat Berburu Atlet Masa Depan Jawa Tengah
Resmi Menikah! Andre Taulany dan Amanda Rigby Gelar Akad Intimate, Maharnya Unik Banget