Salah seorang warga Sukorejo, Citra, juga menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai CFD memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus menikmati berbagai jajanan yang dijual pelaku UMKM.
“Dengan adanya CFD di Bundaran Sukorejo ini sangat baik, karena bisa olahraga, selain itu juga dapat membeli aneka jajanan dari UMKM setempat yang berjualan di Sukorejo ini,” katanya.
Ruang Publik yang Dipakai Bersama
Kehadiran CFD membuat Bundaran Sukorejo tidak hanya menjadi kawasan yang dilewati masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang publik untuk berbagai kegiatan.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan CFD dapat menjadi ruang untuk mendorong aktivitas olahraga sekaligus mempertemukan masyarakat dalam suasana yang lebih santai.
Baca Juga: Ratusan Roda Cilik Mengaspal di Kendal Open 2026, Tempat Berburu Atlet Masa Depan Jawa Tengah
“CFD Bundaran Sukorejo Kendal ini mudah-mudahan menjadi energi baru bagi masyarakat. Ini bukan sekadar olahraga, tapi juga ruang silaturahmi, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan budaya gotong royong warga Sukorejo,” ujarnya.
Namun, penyelenggaraan CFD di kawasan Bundaran Sukorejo juga perlu memperhatikan kondisi lalu lintas dan akses masyarakat.
Evaluasi secara berkala diperlukan mengingat lokasi tersebut merupakan salah satu akses strategis bagi warga.
Selain aksesibilitas, persoalan kebersihan menjadi hal yang tidak kalah penting. Banyaknya pengunjung dan pedagang selama CFD berpotensi menambah volume sampah di kawasan tersebut.
Masyarakat yang mengikuti kegiatan pun diimbau turut menjaga kebersihan sehingga Bundaran Sukorejo tetap nyaman digunakan bersama.
CFD Jadi Peluang bagi UMKM Lokal
Ramainya pengunjung memberikan keuntungan tersendiri bagi pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi. Produk makanan, minuman, dan berbagai jajanan lokal dapat langsung ditawarkan kepada masyarakat yang datang.
Bagi UMKM, kegiatan seperti CFD dapat menjadi sarana promosi tanpa harus mengandalkan penjualan dari pelanggan tetap.
Interaksi langsung dengan warga juga membuka peluang bagi produk lokal untuk semakin dikenal.
Jika konsisten digelar, CFD Bundaran Sukorejo berpotensi menjadi agenda rutin yang tidak hanya menghadirkan ruang olahraga bagi masyarakat, tetapi juga menghidupkan aktivitas ekonomi lokal setiap akhir pekan.
Artikel Terkait
Tamu Mulai Berdatangan ke Kaliwungu, Dzikir Haul KH Ahmad Ru’yat Digelar Minggu Pagi
SPSI-SPTI Kendal Tolak Rencana Aksi di KIK, Khawatir Ganggu Investasi dan Lapangan Kerja
Viral Moreno Soeprapto Video Call Sambil Julurkan Lidah Saat Rapat DPR, Begini Klarifikasinya
Khaul Akbar Kaliwungu Ramai, UMKM Lokal Ikut Kecipratan Rezeki
Kisah Mbah Ru'yat Kaliwungu: Mahaguru Para Ulama Nusantara yang Diramaikan Ribuan Warga dan Santri Saat Haul Akbar
Sepatu Roda Kendal Mulai Unjuk Taring, Atlet Cilik Mampu Saingi Peserta dari Berbagai Daerah
Gara-gara Konten Katsu “Hilang Ingatan 70 Persen”, Oknum Pegawai SPPG Bantul Minta Maaf dan Ngaku Cuma Candaan
Ratusan Roda Cilik Mengaspal di Kendal Open 2026, Tempat Berburu Atlet Masa Depan Jawa Tengah
Resmi Menikah! Andre Taulany dan Amanda Rigby Gelar Akad Intimate, Maharnya Unik Banget
Sedekah Laut dan Sedekah Bumi di Sendang Sekucing Kendal Digelar Bersama, Warga: Semua Jadi Satu