KENDAL, inspiratifonline.com – Bukan hanya nelayan, masyarakat Desa Sendang Sekucing, Kabupaten Kendal, dari berbagai kalangan ikut berkumpul dalam tradisi Sedekah Laut dan Sedekah Bumi, Minggu (20/9/2026).
Tradisi yang telah berlangsung secara turun-temurun selama puluhan tahun itu tahun ini memiliki suasana berbeda.
Untuk pertama kalinya, masyarakat Desa Sendang Sekucing menggelar Sedekah Laut dan Sedekah Bumi secara bersamaan.
Momen tersebut membuat warga dari berbagai latar belakang, mulai nelayan, petani hingga pekerja, berkumpul dan mengikuti rangkaian kegiatan bersama.
Baca Juga: Resmi Menikah! Andre Taulany dan Amanda Rigby Gelar Akad Intimate, Maharnya Unik Banget
Kepala Desa Sendang Sekucing, Harsoyo Budi Utomo, mengatakan pelaksanaan dua tradisi tersebut menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk mempererat persatuan dan menjaga budaya yang telah diwariskan para leluhur.
“Tradisi ini sudah lama dilakukan dan tahun ini untuk pertama kalinya Sedekah Laut dan Sedekah Bumi kami jadikan satu,” ujarnya.
Menurut Harsoyo, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda masyarakat nelayan. Seluruh warga desa ikut terlibat sehingga suasana kebersamaan semakin terasa.
“Momen ini masyarakat desa semua bersatu. Tidak hanya nelayan, namun semua pihak, petani, pekerja, semua menjadi satu, guyub rukun,” katanya.
Tradisi Puluhan Tahun yang Terus Dijaga
Sedekah Laut menjadi salah satu tradisi yang masih dipertahankan masyarakat pesisir Desa Sendang Sekucing.
Setiap tahun, masyarakat berkumpul dan melaksanakan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas berbagai nikmat yang diterima.
Baca Juga: Ratusan Roda Cilik Mengaspal di Kendal Open 2026, Tempat Berburu Atlet Masa Depan Jawa Tengah
Selain memanjatkan doa untuk keselamatan, masyarakat juga berharap kehidupan warga semakin baik dan hasil yang diperoleh, terutama bagi para nelayan, dapat membawa kesejahteraan bagi keluarga.
“Alhamdulillah, di Desa Sendang Sekucing tradisi ini telah dilaksanakan secara turun-temurun selama puluhan tahun. Setiap tahun masyarakat berkumpul sekaligus berdoa bersama untuk keselamatan dan kemajuan seluruh warga, khususnya para nelayan,” ungkap Harsoyo.
Bagi masyarakat setempat, Sedekah Laut bukan sekadar kegiatan tahunan.