ANW Jalani Pemeriksaan Psikologis di LPSK
Di tengah dugaan tekanan tersebut, ANW telah menjalani pemeriksaan psikologis secara intensif di LPSK. Pemeriksaan itu berlangsung sekitar empat jam.
Baca Juga: HP Siswa Mulai Dibatasi Kemenag, Ada Aturan Khusus soal Gawai di Sekolah dan Rumah
Thulus mengatakan kondisi tersebut masih membuat kliennya merasa khawatir, terutama menyangkut keamanan diri dan tempat tinggal.
"Dan tadi klien kami menyampaikan ke kami, dia sedikit plong setelah diperiksa, walaupun kekhawatiran akan keselamatannya, kekhawatiran akan bagaimana dia di tempat tinggalnya masih ada," kata Thulus.
Laporan Utama Masih Berproses
Sementara itu, laporan dugaan TPKS yang telah disampaikan ke Polda Metro Jaya masih menunggu perkembangan penyidik.
Kuasa hukum ANW masih menantikan sejumlah tahapan dalam proses penanganan perkara, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP) dan hasil visum resmi.
Thulus meminta masyarakat tidak mengambil kesimpulan sendiri terhadap pihak yang terlibat dalam perkara tersebut. Ia berharap proses hukum berjalan berdasarkan bukti yang ditemukan penyidik.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kendal dan Pantura 19 September 2026: Cerah Berawan, Suhu Capai 34 Derajat
"Jangan biarkan ada korban, perempuan dalam hal ini kelompok rentan, menjadi korban dua kali. Dia telah menjadi korban atas peristiwa yang tidak dia inginkan, kemudian dia di-blaming lagi atas apa yang masyarakat tidak terima. Kami tidak berharap proses penegakan hukum berdasarkan pada like or dislike, tapi biarkanlah proses penegakan hukum berjalan berdasarkan bukti dan fakta-fakta yang terungkap," kata Thulus.
Saat ini, tim kuasa hukum masih mengkaji bukti dugaan teror dan doxing terhadap ANW untuk menentukan apakah akan ditempuh langkah hukum tambahan. Sementara laporan dugaan TPKS tetap berjalan melalui proses hukum yang ditangani penyidik.
Artikel Terkait
Kasus Dugaan Korupsi HGB Bogor Disorot KPK, Nusron Wahid Akhirnya Buka Suara
KPK Bongkar Dugaan Jual Beli Jabatan di ATR/BPN, Ini Nama 8 Tersangka dan Uang Rp106,3 Miliar
Pemerintah Mulai Caplok Saham Whoosh, Kemenkeu Beberkan Nasib Proyek Usai Pergantian Menkeu
Sabet Juara Nasional! Cara Pemprov Jateng Ajak Pelajar Basmi Knalpot Brong dan Tekan Kecelakaan
Banjir Jadi Kekhawatiran Warga Banyu Urip, Bupati Kendal Siapkan Normalisasi Kali Penut
Drama VAR Warnai Persipura vs Kendal Tornado, Penalti Menit 85 Berujung Batal
Prakiraan Cuaca Kendal dan Pantura 19 September 2026: Cerah Berawan, Suhu Capai 34 Derajat
HP Siswa Mulai Dibatasi Kemenag, Ada Aturan Khusus soal Gawai di Sekolah dan Rumah
Harga Emas Antam Hari Ini 19 September 2026 Naik, 1 Gram Tembus Rp2,66 Juta
Timnas Indonesia Punya 2 Debutan Naturalisasi di FIFA ASEAN Cup 2026, Vickery dan Markx Siap Unjuk Gigi